Nama : I
Made Angga Saputra
Nim :
110010***
Kls :
D###
Mata Kuliah : Network
Security
Soal:
1. Perbedaan
Kriptografi klasik dan modern
2. Sebutkan
contoh dari kriptografi klasik
3. Buat
satu contoh teknik-tehnik encripsi dan deskripsi dari salah satu contoh dari
contoh kriptografi klasik dari yang anda sebutkan pada soal nomer2
Jawab:
1. Kriptografi klasik merupakan teknik merupakan kriptografi yang sudah
digunakan pada zaman dahulu sebelum komputer ditemukan atau sudah ditemukan
namun belum secanggih sekarang. Kriptografi clasik ini melakukan pengacakan
huruf atau plaintext. Kriptografi
ini hanya melakukan pengacakan pada huruf A - Z, kriptografi semacam ini sangatlah
tidak disarankan untuk mengamankan informasi-informasi penting karena dapat
dipecahkan dalam waktu singkat. Sedangkan ,
Kriptografi
modern merupakan teknik kriptografi yang beroperasi dalam
mode bit ketimbang mode karakter. Pengoprasi kriptografi ini dalam mode bit berarti semua data dan
informasi (kunci, plainteks, maupun cipherteks) semua
dinyatakan dalam rangkaian string ataupun
bit biner 0 dan 1. Teknik
enkripsi dan dekripsinya pun memproses semua data dan informasi dalam bentuk rangkaian
bit. Rangkaian bit yang menyatakan
plainteks dienkripsi menjadi cipherteks dalam bentuk rangkaian bit, demikian sebaliknya.
2. Contoh
Kriptografi Klasik
a.
Vigènere cipher
b.
Autokey Cipher
c.
Reverse Cipher
d.
Zig-Zag Cipher
e.
Segitiga Cipher
f.
Super Enkripsi
3. Contoh
teknik-tehnik encripsi dan deskripsi dengan teknik Reverse chipher. Teknik
Reverse chipher adalah kriptografi klasik yang menggunakan
substitusi yang menyusun kelompok huruf
yang terdiri dari beberapa huruf. Kemudian huruf-huruf dalam kelompok ini
dituliskan kembali kolom per kolom, dengan urutan kolom yang bisa berubah-ubah.
Contoh plaintext : “NETWORK
SECURITY STIKOM BALI”
Teknik meng-enkripsi pesan plainteks tersebut dengan menulis
secara horizontal dengan lebar kolom tetap, misal selebar 5 karakter (kunci k = 5):
N
|
E
|
T
|
W
|
O
|
R
|
K
|
S
|
E
|
C
|
U
|
R
|
I
|
T
|
Y
|
S
|
T
|
I
|
K
|
O
|
M
|
B
|
A
|
L
|
I
|
Maka cipherteksnya dibaca secara vertikal menjadi:
“NRUSMEKRTBTSIIAWETKLOCYOI”
Untuk mendekripsi pesan, kita membagi
panjang cipherteks dengan kunci. Pada contoh ini, kita membagi 30 dengan 5
untuk mendapatkan 5.
Algoritma dekripsi identik dengan
algoritma enkripsi. Jadi, untuk contoh ini, kita menulis cipherteks dalam
baris-baris selebar 5 karakter menjadi:
N
|
R
|
U
|
S
|
M
|
E
|
K
|
R
|
T
|
B
|
T
|
S
|
I
|
I
|
A
|
W
|
E
|
T
|
K
|
L
|
O
|
C
|
Y
|
O
|
I
|
Dengan membaca setiap
kolom kita akan memperoleh pesan yang telah di encripsi tadi:
“NETWORK SECURITY STIKOM BALI”

ty
BalasHapusdibikin tabel lebih enak nih tentang perbedaannya
BalasHapus